Wednesday, April 24, 2013

Kisah | Mereka sukses karena menjaga waktu

kunci sukses adalah menjaga waktu

Waktu adalah segalanya bagi manusia, kehilangan waktu berarti kehilangan segala-galanya dalam kehidupan. Lihatlah, hampir semua bangsa punya pepatah sendiri dalam mengibaratkan pentingnya waktu. contohnya orang inggris mengatakan " Time is money". orang arab mengatakan " al-waqt ka as-shaif" (waktu itu seperti pedang). Ini kenyataan yang tak bisa lagi dipungkiri. Namun sayangnya walaupun kita tahu betapapentingnya nilai waktu tapi hanya sedikit dari kita yang bisa memanfaatkannya. Ini kenapa ? pasti ada sebabnya. Terkadang kita tidak ingin menyia-nyiakan waktu tapi tetap saja dalam praktek sehari-hari kita kalah, dan lebih senang dengan kekosangan. 

Hampir semua orang sukses adalah mereka yang pandai memanfaatkan waktu. Tidak pernah kita dengar ada cerita dimana seseorang yang kesibukannya hanya berleha-leha tiba-tiba keberuntungan datang dan kesuksesan menghampirinya, tidak ada. 
Apakah anda mau mendengar kisah mereka bagaimana hebatnya dalam menghargai waktu ? here it is.

1. Sahl at-Tusturi

Sahl at-Tusturi RA makanannya dalam setahun hanya menghabiskan 3 dirham, 3 dirham tersebut dipergunakan untuk membeli tepung, garam dan minyak. setelah diolah ketiga bahan tadi maka beliau bulatkan 360 bulatan kecil-kecil. setiap satu hari beliau makan satu butir. dan beliau itu memakannya tidak mengunyah tapi langsung ditelan. Ketika ditanyakan kenapa beliau lakukan demikian, beliau menjawab agar tidak menghabiskan waktu percuma, karena dengan mengunyah akan menghabiskan waktu dan perlu lagi membersihkan sisa-sisanya diatara gigi. MasyaAllah.

2. Dawud at-Tha'i

Dawud at-Tha'i adalah minum roti yang diremukkan dalam air dan ia tidak makan roti, lalu ditanyakan kepadanya tentang demikan, maka Dawud at-Tha'i menjawab: "diantara mengunyah roti dan minum roti yang diremukkan dalam air itu bacaan lima ayat."
Subhanallah, begitu tingginya beliau menilai kadar waktu. 

3. Masruq

Istri Masruq berkata: "Tidaklah masruq dijumpai melainkan kedua betisnya bengkak karena lama berdirinya shalat." dan istri masruq berkata: "Demi Allah, saya duduk di belakangnya lalu saya menangis karena kasihan kepadanya".

sahabat, itu hanya sebagian dari kisah mereka yang luar biasa dan istiqamah dalam menjaga waktu. masih banyak lagi kisah yang tak terhingga, namun cukuplah itu saja menjadi contoh bagi kita. supaya kita tahu untuk mencapai kesuksesan tidak lah semudah membalikkan telapak tangan.



Agar tidak salah dalam memanfaatkan waktu anda harus memperhatikan hal penting dibawah ini.

"manfaatkan waktu anda untuk mencapai tujuan, bukan asal mengisi kekesongan."
Maksudnya, kita harus menggunakan waktu kita untuk mencapai tujuan, baik itu tujuan jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Jika kita hanya terus mencari kegiatan supaya waktunya tidak terbuang padahal tidak satu pun yang sesuai dengan tujuan kita, itu berarti kita telah tersesat jalan. segeralah kembali dan lihat kemana arah tujuan anda, kesitulah anda harus memfokuskan kegiatan anda. Oke !

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment